Minggu, 13 Juli 2014

Front Pembela Cinta

Oleh: Ketua Umum FPC (Front Pembela Cinta).

Beberapa waktu yang lalu, saya sedang asyik menonton kartun kesukaan saya, Masya and The Bear. Biasa lah, cowok gagah sangar seperti saya memang harus suka nonton kartun cewek, biar gak terlalu dianggap galak. Setelah ada jeda iklan, saya iseng untuk membuka akun Fesbuk. Tetiba, saya geli melihat status seorang cewek, yang ternyata (menurut saya) lebih absurd dari status-status sesat yang biasa saya tulis. Kira-kira tulisannya begini, “Cewek itu sebenarnya gak matre, tapi pengen masa depannya jelas, untuk dia dan anak-anaknya, realistis kan?”. Bagi saya, status demikan adalah racun yang dianggap benar oleh sebagian cewek. Maka, wajib saya luruskan dan cari penawarnya. *Uhukk*

-Nah, di mana letak absurdnya? Mari kita bahas dengan hati, bukan emosi.

Cewek yang berprinsip kayak gitu, mungkin disebabkan;
1. Dia pemuja uang yang tak bisa hidup kecuali dengan harta berkecukupan.
2. Dia wanita lemah yang tak berpotensi memiliki masa depan jelas dan berharap menggantungkan masa depan jelas dari orang lain.
3. Dia lupa bahwa Tuhan bisa merubah seorang kaya menjadi sangat miskin.
4. Dia gak pernah merasakan cinta, Ini lebih berbahaya.
5. Dia belum baca tulisan ini. (Ya iya, lah!)

Sebagai ketua umum dari ormas FPC (Front Pembela Cinta) beraliran cinta garis keras, yang bertugas memurnikan segala bentuk penyimpangan ajaran cinta dengan semurni-murninya, saya tersinggung dengan statement tersebut. Bahkan, saya sarankan buat sebagian cewek yang tidak pernah mengerti makna cinta tersebut menjadi budak seorang raja, biar dia tercukupi biaya hidupnya dan hanya menjadi pelampiasan seksual sebagai tempat pembuangan zigot, tanpa merasakan arti cinta.

Cewek yang berotak kosong kayak simpanse Zimbabwe itu mungkin gak sadar, bahwa apa yang dia katakan; “pengen jelas masa depannya” itu, adalah bukti bahwa dia hanya memikirkan kesenangan, kesejahteraan dan kecukupan. Dia gak mau susah? YA BENAR! Di otaknya cuma ada harta, harta dan uang. Dia sangat takut hidup susah.

Dia akan berhenti mencintai kita, (misalnya) jika tiba-tiba kita sebagai kekasih dan suaminya, tersebab suatu musibah menjadi lumpuh dan tak berdaya di rumah sakit, bahkan koma dan tak bisa mencari nafkah! Coba deh pikir, jika suatu saat suami yang dianggap ber-kriteria masa-depan jelas itu tetiba mulai bangkrut dari usahanya, karirnya, atau pekerjaannya, mungkin cewek itu bakal nangis-nangis salto dengan kecepatan cahaya, karena ngerasa kehilangan tujuan awalnya; yaitu “masa depan jelas”. Atau bahkan, cewek simpanse yang gak pernah makan pisang itu bakalan menceraikan suaminya, dan mencari kejelasan lain (red: pria kaya bodoh lain).

Bisa juga, suatu saat, (misal) kamu cowok kaya-raya, tetiba karena ada kutil stadium 4 di tititmu, dokter menyatakan harus dioperasi. Kemudian gagal dan akhirnya kamu meninggal, si cewek simpanse itu tidak akan sedih. Malah dia bahagia. Karena apa? Dia sudah bahagia dengan “harta warisan” yang kamu miliki sebagai tujuannya. Cewek berjenis bekantan Kalimantan kayak gitu, gak pantes buat kita pertahanin, Sob! Bahkan dia, bisa mudah dibeli dengan kata “kesejahteraan”. Mereka hanya pelacur kehidupan yang berusaha berjudi di meja Tuhan, tanpa sadar bahwa Tuhan-lah bandar utama yang maha berkuasa menentukan takdir makhluk ciptaanya.

Tak semua cewek sih. Mungkin hanya cewek sakit yang akan berprinsip rendahan seperti itu. Tapi, tenang, Bro, banyak cewek sehat kok. Mereka bakalan bilang, “Aku akan tetap bersama pria yang kucinta dalam keadaan apa pun, dan memantaskan diri sebagai masa depannya. Karena akulah masa depannya, dan dialah masa depanku!”. Cewek yang bisa merasakan arti cinta, gak pernah peduli dengan kekurangan kekasihnya. Mau kaya kek, miskin kek, ganteng kek, jelek kek, keteknya bau kek, kalau tidur ngoroknya kayak babi disodomi kek, mereka ngga’ bakalan peduli! Bagi mereka (cewek sehat); duit bisa dicari, tapi cinta tak bisa dibeli. Karna hanya cinta seorang pelacur yang bisa dibeli. Itu pun bukan “dasar” sesungguhnya dari cinta, tapi sudah ditambah dengan imbuhan ber- (read: bercinta).

Itu kan mengutip kata-kata Mario Teguh?

Ya, benar, kalimat itu termasuk motivasi dari Mario Teguh kepada para pria, agar lebih semangat bekerja. Tapi, sekali lagi, itu adalah kapasitas dia sebagai motivator, untuk memotivasi pria. Menjadi sangat menggelikan ketika kata-kata itu menjadi pegangan, dalih, atau bahkan prinsip hidup seorang wanita untuk mencari suami.

Banyak yang terdogma oleh kalimat yang sebetulnya bukan untuk kaum hawa tersebut. Ingat, jangan me-Nabikan Mario Teguh. Kalimat yang keluar dari mulutnya bukan wahyu Tuhan yang harus kita sucikan untuk prinsip dan pedoman. Beberapa perlu kita kritisi. Cinta itu memang tentang sesuatu yang sangat sulit untuk didefinisikan. Cinta juga tentangketidak-realistis-an. Realistis hanya berada di ranah akal dan logika, sedangkan cinta itu tak bisa dirasa dengan logika, karena hati yang berbicara. Pernah gak, suatu ketika kamu merasakan perasaan gelisah, senang, sedih, rindu, bahagia, yang kesemuanya tercampur aduk menjadi satu? Logikanya di mana ketika tiba-tiba kamu sangat takut kehilangan seseorang, padahal saat itu sangat banyak yang bersiap menjadi sandaranmu? Hah? Tak bisa dicerna dengan logika, kan? Apa kamu belum pernah merasakannya? Ciyan…

Cinta juga tak akan pernah bisa menjawab alasan. Saat ditanya “Apa alasanmu mencintainya?” dan kamu bisa menjawab, “karena dia cantik”, maka saya bisa pastikan itu BUKAN CINTA, karena cinta tak mengenal alasan. Bisa dipastikan, bahwa orang yang benar-benar jatuh cinta itu tak akan bisa mengutarakan alasannya. Alasan yang paling tepat mengapa mencintai seseorang itu adalah “cinta” itu sendiri. Semoga kita dijauhkan dari wanita berjenis simpanse (simpanan) tersebut. Masih banyak kok wanita sehat yang paham arti cinta. Saya yakin.

Nah, omong kosong saya di atas adalah untuk menyadarkan para pria, supaya berhati-hati dalam menentukan pilihan. Jangan sampai saya mendengar kalian ditinggalkan wanita berhati busuk yang hanya mencintai masa depanmu, bukan kamu.

Padahal, cewek juga gak mau, kan, seandainya dicintai seorang cowok hanya karena kecantikannya atau hanya karena teteknya sebesar pepaya Bosnia. Nah, kalau tiba-tiba ada Masha dan beruangnya lagi kejar-kejaran dan mereka gak sengaja nyenggol botol air keras dan tumpah ke wajahmu? Terus wajahmu rusak dan kebakar, tetekmu mengkerut, kemudian cowokmu menjadi kehilangan tujuan awalnya; yaitu fisikmu, maka dia pasti akan mundur teratur meninggalkanmu dan mencari cewek yang lebih cantik lainnya, yang lebih besar teteknya. Apa sebagai cewek kamu gak sedih? Hah? Coba deh ikut mikir. Pria juga sama, mereka tak akan mau dicintai karena dianggap bermasa depan bagus. Cintai dia, bukan masa depannya.

Udah ah, cukup sekian kultum hari ini. Maafkan segala kesalahan saya, Masha dan juga beruangnya. Ini hanya ungkapan hati saya sebagai seorang pria bermasa depan tak jelas. Sekian dan terimaciyuman.

0 komentar:

Posting Komentar